Jumat, 28 Mei 2010

Laba tidak selalu sudah ada uangnya

Laba itu tidak harus dalam bentuk uang tunai. Sebagai contoh, dalam akutansi, yang namanya pendapatan bisa berupa uang tunai atau piutang yang dilakukan oleh pihak lain pada perusahaan Anda. Sementara yang namanya biaya berupa tunai atau utang dari perusahaan Anda kepada pihak lain. Jadi, kalau usaha Anda mendapatkan pendapatan sebesarRp 20juta, dan 50%-nya masih dalam bentuk piutang, sementara total biaya Anda sebesar Rp 12juta yang dilakukan secara tunai berarti- walaupun usaha Anda memperoleh laba sebesar Rp 8juta- laba tersebut masih dalam bentuk piutang. Untuk kasus ini, karena belum ada uang tunainya, ngapain Anda memaksakan diri mengambil pembagian laba. (kecuali-tentu saja- kalau perusahaan Anda, hanya mengakui adanya pendapatan, kalau pendapatan tersebut berbentuk tunai, bukan piutang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar